Articles

Bagaimana cara pengaturan shaf dalam shalat berjamaah?

Bagaimana cara pengaturan shaf dalam shalat berjamaah?

  1. Jika shalat berjama’ah hanya dua orang. Jika keduanya laki-laki maka posisinya sejajar dan makmum terletak di samping kanan imam.
  2. Jika makmum lelaki lebih dari satu. Maka posisi makmum berada di belakang imam membentuk barisan.
  3. Makmum wanita.
  4. Wanita mengimami sesama wanita.

Salat apa saja yang dilakukan dengan berjamaah?

Yakni antara lain shalat Idul Fitri dan Adha serta shalat Gerhana dan Istisqa (untuk memohon turunnya hujan)….Meski begitu, mengikuti pengalaman Rasulullah SAW adalah pilihan lebih baik.

  • sholat tarawih.
  • sholat sunnah tarawih.
  • sholat tarawih berjamaah.

Apakah shaf harus rapat?

Bukanlah maknanya harus menempelkan dengan rapat yang terus dituntut dilakukan sepanjang shalat. Dalam riwayat Al-Bukhari disebutkan, “Karena lurusnya shaf termasuk mendirikan shalat.” Di sisi lain, Ibnu Hazm, Imam Bukhari, Ibnu Taimiyah dan Asy-Syaukani berpendapat hukum meluruskan shaf dalam salat itu hukumnya wajib.

Kenapa shaf shalat harus rapat?

Dengan lurus dan rapatnya barisan, seperti kata Nabi SAW, hati umat Islam akan lebur dalam perasaan nikmat karena persatuan dan kebersamaan. Orang yang hatinya tidak menyatu akan merasa risih bila bagian tubuhnya (jari kaki dan bahu) dalam shalat bersentuhan dengan orang lain.

Siapa yang menganjurkan wanita untuk shalat dengan berjamaah?

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat menganjurkan bagi laki-laki untuk mengerjakan shalat dengan berjama’ah di masjid dan menganjurkan wanita untuk shalat di rumahnya karena bagi wanita, rumah itu lebih baik.

Apakah wanita wajib melaksanakan shalat secara berjamaah?

Beliau –hafizhohullah- menjawab, “Wanita tidak wajib melaksanakan shalat secara berjama’ah. Shalat jama’ah hanya wajib bagi laki-laki. Adapun para wanita, mereka tidak wajib mengerjakan shalat secara berjama’ah. Akan tetapi boleh atau mungkin dianjurkan bagi mereka melaksanakan shalat secara jama’ah dengan imam di antara mereka (para wanita).

Siapa yang memerintahkan shalat berjama’ah?

Karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kita untuk shalat berjama’ah. Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjelaskan keutamaan shalat berjama’ah, sebagaimana hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, ia berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: